Kasus moral dan kesusilaan kembali merebak setelah beredarnya video porno yang mirip artis. Menurut Anda, bagaimanakah peran pemerintah dalam mencegah berulangnya kasus serupa di masa mendatang?
Aksi Terorisme kembali terjadi di Hotel JW Marriot & Ritz Carlton bulan juli 2009 lalu. Menurut Anda bagaimanakah cara penanggulangan aksi terorisme yang efektif
Pemilu Pilpres 2009 akan berlangsung. Siapapun pemenangnya, yakinkah anda akan ada perbaikan dan perubahan menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik dan sejahtera?
Agresi Israel ke Gaza Palestina berakhir setelah Israel mengumumkan gencatan senjata. Namun, perdamaian di Palestina tampaknya masih sulit terwujud. Menurut anda, apakah solusi konflik Israel-Palestina
Munculnya Film "Fitna" karya seorang anggota Parlemen Belanda yang menghujat dan melecehkan Islam, Al Qur'an dan Nabi Muhammad SAW diprotes oleh umat Islam sedunia. Menurut Anda, mengapa film tersebut dibuat?
Wacana tentang Khilafah kembali mengemuka setelah Hizbut Tahrir berniat memperjuangkan tegaknya khilafah di dunia, termasuk Indonesia. Bagaimana pendapat anda tentang khilafah?
Maraknya Pilkadal di berbagai daerah termasuk DKI Jakarta diwarnai dengan eksploitasi isu dan sentimen keagamaan. Bagaimana pendapat Anda tentang penggunaan isu dan sentimen keagamaan dalam momen Pilkadal maupun ajang politik praktis lainnya
Kekerasan oknum aparat militer terhadap rakyat kembali terjadi di Alastlogo Pasuruan sehingga menewaskan 4 warga sipil tak bersenjata. Yakinkah Anda, proses hukum terhadap tragedi tersebut dapat memberi keadilan bagi para korban?
Pelbagai musibah yang melanda tanah air akhir-akhir ini seperti kecelakaan transportasi, banjir dan lain-lain sangat memprihatinkan. Menurut Anda musibah-musibah tersebut lebih disebabkan
Rencana pengesahan RUU Anti-Pornografi & Pornoaksi oleh DPR mengundang pro dan kontra di masyarakat. Menurut Anda apa yang seharusnya dilakukan Pemerintah dan DPR?
Keluarga Pak Nuas Waja merupakan keluarga desa yang cukup kaya. Di samping rumah yang besar, keluarga ini memiliki sawah, kebun, peternakan, perahu penangkap ikan, toko serba ada, dan masih ada kekayaan dan usaha yang lain. Keluarga Pak Nuas Waja yang cukup banyak, tidak kesulitan menangani semua harta dan usaha itu, meski pengelolaannya masih secara tradisional. Masing-masing anggota keluarga, sesuai keahliannya diserahi dan bertanggungjawab atas bidang yang dikuasainya. Ini menggarap sawah; ini mengurus kebun; itu menangani toko; itu mengurus peternakan; demikian seterusnya.
Masih ada satu usaha keluarga lagi yang dilakukan bekerja sama dengan pihak-pihak lain. Yaitu, usaha transportasi. Tapi, karena waktu pembagian keuntungan, dirasa kurang adil, akhirnya keluar dan mendirikan usaha transportasi sendiri. Berhubung usaha ini baru bagi mereka, maka diajaknya beberapa personil dari luar yang dianggap mampu dan mengerti seluk-beluk transportasi. Ternyata, usaha baru ini meraih sukses yang luar biasa. Dari empat besar perusahaan transportasi, perusahaan keluarga pak Nuas Waja yang baru ini meraih peringkat ketiga. Dampak dari sukses besar ini, antara lain: personil-personil dari luar yang ikut membantu–atau yang berjanji akan membantu--menangani usaha ini pun menyatakan bergabung total sebagai anggota keluarga. Pak Nuas pun tidak keberatan dan justru senang.