أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ( أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى) الْمُلْكُ لِلَّه وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا شَرِيكَ لَهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وإليه النشور(المصير). ( ثَلَاثًا)
“Kami hayati pagi (sore)ini ya Allah, dimana pagi ini kerajaan (alam buana ini) di tangan-MU. Puji (tahmid) untuk Allah.Tidak ada sekutu bagi-Nya. Tidak ada Tuhan melainkan Dia. Kepada-Nya kami bakal dihimpunkan.” (3x).
KOMENTAR
zulfikar dwirendro ariawan (zulfikar, wawan) menulis: yang, nika doa kagem napa?wayagh bingung,tapi kata2ne sae yang
FAWAID MAKKIY (FAWAID) menulis: Faedahnya apa gus??
pitrianto (phiet) menulis: Baiknya dibaca kapan, dan apa kegunaan doa itu? saya sangat tertarik dengan doa ini
weni endah marfu'ah (weni) menulis: Bah, tulisannya kecil2,agak kurang jelas. dibaca habis sholat apa bah?
Abd Hadi Malich Al-Ischaqiy (Ahong) menulis: Tolong Gus di cantmkan pula manfaat dari Do'a2 yg di sampaikan.
andi lisnawati lamarauna pigatos (lis/lisna/andi) menulis: Gus, jujur saja, saya belum fasih membaca qur'an, masih belajar, nyuwun sewu, kalau boleh, latin nya atau aksara qur'annya diperbesar, maklum, he he he, matur nuwun sanget
Suatu ketika Nabi Muhammad SAW bertanya kepada shahabat-shahabatnya: “Tahukah kalian siapa itu yang disebut orang bangkrut?” Mereka pun menjawab, “Kalau di kita, orang bangkrut ialah orang yang sudah tak lagi punya uang dan barang.”
Ternyata Nabi Muhammad SAW mempunyai maksud lain. Terbukti beliau berkata: “Sesungguhnya orang bangkrut di antara umatku ialah yang datang di hari kiamat kelak dengan membawa pahala-pahala salat, puasa, dan zakat; namun dalam pada itu sebelumnya pernah mencaci ini, menuduh itu, memakan harta ini, mengalirkan darah itu, dan memukul ini. Maka dari pahala-pahala kebaikannya, akan diambil dan diberikan kepada si ini dan si itu, kepada orang-orang yang yang telah ia lalimi. Jika pahala-pahala kebaikannya habis sebelum semua yang menjadi tanggungannya terhadap orang-orang dipenuhi, maka akan diambil dari keburukan-keburukan orang-orang itu dan ditimpakan kepadanya; kemudian dia pun dilemparkan ke neraka.” (Dari hadis shahih riwayat imam Muslim bersumber dari shahabat Abu Hurairah). Na’udzu billah min dzalik.