"Hujan melahirkan salju dan bicara melahirkan buih"
KOMENTAR
wijiwilopo (wiji) menulis: bagus..gus maknanya...
jika saya amplikasikan begini gus..( permisi )
"masih berharga dubur ( anus ) ayam, walaupun keluar taih ( kotoran ) pada saat keluar telur akan berguna /bermanfaat bagi manusia. bagaimana manusia mempergunakan bibirnya diperguna untuk bicara lebih bermanfaat bagi orang lain melebihi dubur(anus) ayam"
by
pejalan
Rudjito el Fath (Djito) menulis: Semua yang tertulis di rubrik percik ini benar-benar menyejukan. Tidak hanya seperti hujan, tetapi jauh lebih dari itu. Saya harap, yang rajin di up date... apa lagi kalau murni kata-kata dari Gus Mus. Saya lihat banyak tulisan yang sudah lama dan tidak di up date..padahal saya dan mungkin juga yang lainnya, selalu menungu lhooooooooo.........
daru mahanani (ndaru) menulis: benar benar puitis dgn arti yang luas seperti hujan yang tak terdeteksi saat ini
muh. sholihuddin (huddin) menulis: sabar itu subur
rais sonaji (rais) menulis: cinta melahirkan keduanya.
Anda harus menjadi anggota dan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar
Suatu ketika Nabi Muhammad SAW bertanya kepada shahabat-shahabatnya: “Tahukah kalian siapa itu yang disebut orang bangkrut?” Mereka pun menjawab, “Kalau di kita, orang bangkrut ialah orang yang sudah tak lagi punya uang dan barang.”
Ternyata Nabi Muhammad SAW mempunyai maksud lain. Terbukti beliau berkata: “Sesungguhnya orang bangkrut di antara umatku ialah yang datang di hari kiamat kelak dengan membawa pahala-pahala salat, puasa, dan zakat; namun dalam pada itu sebelumnya pernah mencaci ini, menuduh itu, memakan harta ini, mengalirkan darah itu, dan memukul ini. Maka dari pahala-pahala kebaikannya, akan diambil dan diberikan kepada si ini dan si itu, kepada orang-orang yang yang telah ia lalimi. Jika pahala-pahala kebaikannya habis sebelum semua yang menjadi tanggungannya terhadap orang-orang dipenuhi, maka akan diambil dari keburukan-keburukan orang-orang itu dan ditimpakan kepadanya; kemudian dia pun dilemparkan ke neraka.” (Dari hadis shahih riwayat imam Muslim bersumber dari shahabat Abu Hurairah). Na’udzu billah min dzalik.