Pagi jam 9.00 Pengajian memperingati Isro' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Jamaah Thoriqah di Cepiring Kendal. Disamping kaum muslimin-muslimin setempat, juga dihadiri oleh KH Wildan Abdul Hamid, sesepuh Kendal, dan KH. Nurcholis dari pengurus NU Wilayah Jawa Tengah.
Malamnya, pengajian dalam rangka yang sama diselenggarakan oleh jama'ah Nurul Ishlah (Kumpulan remaja-remaja jalanan yang dibina oleh Kiai Choirin, kiai sepuh yang sabar dan tekun) di Comal Pemalang Jawa Tengah. Menjelang dan sesudah pengajian, hadirin dihibur oleh "Samrah Modern" dari Pekalongan pimpinan Hj. Halimah.
Suatu ketika Nabi Muhammad SAW bertanya kepada shahabat-shahabatnya: “Tahukah kalian siapa itu yang disebut orang bangkrut?” Mereka pun menjawab, “Kalau di kita, orang bangkrut ialah orang yang sudah tak lagi punya uang dan barang.”
Ternyata Nabi Muhammad SAW mempunyai maksud lain. Terbukti beliau berkata: “Sesungguhnya orang bangkrut di antara umatku ialah yang datang di hari kiamat kelak dengan membawa pahala-pahala salat, puasa, dan zakat; namun dalam pada itu sebelumnya pernah mencaci ini, menuduh itu, memakan harta ini, mengalirkan darah itu, dan memukul ini. Maka dari pahala-pahala kebaikannya, akan diambil dan diberikan kepada si ini dan si itu, kepada orang-orang yang yang telah ia lalimi. Jika pahala-pahala kebaikannya habis sebelum semua yang menjadi tanggungannya terhadap orang-orang dipenuhi, maka akan diambil dari keburukan-keburukan orang-orang itu dan ditimpakan kepadanya; kemudian dia pun dilemparkan ke neraka.” (Dari hadis shahih riwayat imam Muslim bersumber dari shahabat Abu Hurairah). Na’udzu billah min dzalik.